Perlu Tahu, Inilah Macam-Macam Kegunaan Mesin USG

Perlu Tahu, Inilah Macam-Macam Kegunaan Mesin USG – Ultrasonografi atau dikenal dengan USG adalah sebuah pemerikasaan dalam bidang penunjang diagnostik. Kegunaan mesin USG bisa didapatkan dengan cara memanfaatkan gelombang ultrasonik dengna frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambaran dari dalam tubuh. Hal tersebut tanpa menggunakan radiasi, tidak menimbulkan rasa sakit, dan tidak menimbulkan efek samping pada orang yang mendapatkan USG

Pada pemeriksaaan USG, gelombang suara yang digunakan hanya menggunakan frekuensi 1-10 MHz. Ultrasonik adalah sebuah gelombang suara yang frekuensinya lebih tinggi dibanding kemampuan pendengaran manusia. Suara yang dapat didengar oleh manusia berkisar pada frekuensi antara 20-20.000 Hz. Pada pemeriksaan USG, gelombang suara digunakan untuk mendeteksi penyakit yang berada dalam tubuh manusia.

Sungguh luar biasa bukan. Sekarang dimana dirumah sakit sudah ada yang namanya mesin cek kandungan. Pasti semuanya ibu ibu sudah pakai mesin cek kehamilan kan..

Terdapat beberapa jenis pemeriksaan USG yang berkembang sejalan dengan kemajuan teknologi. Awalnya, pemeriksaan ultrasonografi hanya menghasilkan citra hitam putih dan tidak bergerak. Saat ini, pemeriksaan USG berkembang menjadi dimensi gambar (3D) hingga yang bergerak (4D).

Kegunaan Mesin USG

USG atau ultrasonografi mempunyai banyak kegunaan dalam pengobatan. Mulai dari untuk mengkonfirmasi kehamilan, hingga perkiraan tanggal kelahiran. Selain itu, kegunaan mesin usg adalah untuk mendiagnosis kondisi tertentu, serta membantu dokter untuk menentukan prosedur medis yang tepat. Beberapa kegunaan mesin USG yang bisa didapatkan adalah:

Kehamilan

Kegunaan mesin USG yang bisa didapatkan adalah untuk mengetahui kondisi kehamilan seseorang. Alat tersebut digunakan untuk menentukan tanggal lahir, menentukan apakah bayi kembar atau tidak, dan mencegah terjadinya kehamilan ektopik. Selain itu, alat USG juga dapat membantu untuk mendeteksi potensi masalah pada janin, termasuk cacat lahir, masalah plasenta, posisi bayi yang sungsang, dan sebagainya. Pun, USG dapat mengetahui jenis kelamin pada bayi yang dikandung.

Diagnostik

Kegunaan mesin USG lainnya adalah untuk mendiagnosis bermacam-macam kondisi yang dapat memengaruhi organ dan jaringan lunak tubuh. Termasuk jantung, pembuluh darah, hati, kantung empedu, limpa, pankreas, ginjal, tiroid, testis, dan lain-lain. Walau begitu, USG mempunyai beberapa batasan diagnostik, yaitu gelombang suara tidak dapat ditransmisikan melalui tulang padat atau bagian tubuh yang berguna untuk menahan udara atau gas, seperti usus.

Membantu Prosedur Medis

Salah satu kegunaan mesin USG lainnya adalah membantu prosedur medis. Alat ini dapat membantu prosedur medis, seperti biopsi jarum yang harus dilakukan dokter untuk menghilangkan jaringan dari area yang tepat pada tubuh untuk uji laboratorium.

Terapi

Terapi juga dapat menjadi kegunaan mesin USG lainnya. Gelombang suara yang dihasilkan oleh alat tersebut dapat berguna untuk mendeteksi dan mengobati cedera pada jaringan lunak.
Keunggulan USG

Ultrasonografi atau USG mempunyai banyak keunggulan, yaitu:

Umumnya tidak menimbulkan rasa sakit ketika dilakukan dan tidak memerlukan jarum, suntikan, dan sayatan.
Seseorang yang mendapat USG tidak terpapar radiasi ion, cara ini lebih aman dibanding sinar-X dan CT scan.
Tidak menimbulkan efek samping apabila digunakan sesuai prosedur yang ada.
USG dapat menangkap gambar jaringan lunak yang tidak terlihat jelas oleh sinar-X.
Ultrasonik mudah untuk ditemukan dan lebih murah dibanding metode lain.

Itulah macam-macam kegunaan mesin USG yang dapat dilakukan. Jika kamu mempunyai pertanyaan perihal alat USG atau ultrasonografi, dokter dari Halodoc siap membantu. Komunikasi dengan dokter bisa dilakukan dengan mudah melalui Chat atau Voice/Video Call. Selain itu, kamu juga bisa beli obat di Halodoc. Praktis tanpa perlu keluar rumah, pesananmu akan diantarkan sampai tujuan dalam waktu satu jam.

Saat ini makin banyak ibu yang sadar akan pentingnya prenatal check-up. Bahkan tak jarang pasangan sudah berdiskusi dengan dokter, sejak awal merencanakan program hamil. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesuburan masing-masing pasangan dan mempersiapkan kesehatan ibu untuk calon buah hati.

Segera setelah merasakan tanda-tanda kehamilan, umumnya ibu akan melakukan serangkaian tes untuk mengonfirmasi kehamilan, mulai dari tes dengan test pack, hingga pemeriksaan kandungan ke dokter ataupun bidan. Nah, biasanya dokter akan melakukan pemeriksaan kehamilan menggunakan alat pencitraan lewat gelombang suara yang dikenal sebagai alat ultrasonografi (USG).

Perbedaan USG Transvaginal dan USG Biasa

Tahukah ibu kalau sebetulnya ada dua teknik USG, yaitu USG transabdominal dan USG transvaginal? USG yang umumnya dikenal adalah USG transabdominal, di mana pemeriksaannya dilakukan di luar tubuh. Untuk pemeriksaan kehamilan, alat akan ditempelkan ke perut, dan gelombang suara akan mengirimkan hasil pencitraan kehamilan ke layar monitor.

USG transvaginal memiliki teknologi yang sama dengan USG endovaginal, yaitu dengan mengirimkan citra dari gelombang suara. Namun bedanya, pada USG transvaginal, alat USG dimasukkan ke dalam vagina. Namun, ibu tak perlu khawatir, teknik USG transvaginal tidak menimbulkan rasa sakit dan risiko bagi bayi jika dilakukan oleh tenaga medis profesional.
Kapan Ibu Membutuhkan USG Transvaginal?

Ada kondisi ketika pemeriksaan kandungan lebih akurat dilakukan dengan teknik USG transvaginal karena letak alat USG yang lebih dekat ke rahim. Pada ibu hamil, USG transvaginal dilakukan untuk:

  • Mendeteksi tanda-tanda awal kehamilan dengan lebih akurat,
  • terutama pada minggu ke-7 sampai minggu ke-10.
  • Mendiagnosis kelainan fisik janin di trimester kedua.
  • Memonitor detak jantung janin.
  • Mendeteksi kemungkinan keguguran.
  • Menentukan sumber perdarahan ketika ibu mengalami flek
  • berkepanjangan.

USG Transvaginal tak hanya diperuntukkan bagi ibu hamil saja. Pada kondisi tertentu, wanita yang tidak sedang mengandung juga perlu melakukan pemeriksaan organ reproduksi dengan USG transvaginal, diantaranya untuk:

  • Mendiagnosis penyebab serta sumber perdarahan abnormal dan
  • nyeri panggul.
  • Membedakan fibroid rahim atau kista indung telur.
  • Mendeteksi penyebab kemandulan.
  • Mendeteksi masa subur dengan lebih akurat untuk program hamil.
  • Mengecek letak IUD.

Apakah USG Transvaginal Berisiko Bagi Ibu dan Janin?

USG transvaginal tidak memiliki risiko apa pun bagi ibu dan janin. Ini karena prosedur USG transvaginal tidak memiliki radiasi. Justru teknik ini dibutuhkan di trimester pertama untuk memastikan kehamilan.

Ibu hanya akan merasakan tekanan atau rasa tidak nyaman saat alat USG dimasukkan ke vagina. Rasa tidak nyaman ini akan segera hilang setelah prosedur selesai. Dokter atau tenaga medis yang melakukan USG transvaginal juga akan memastikan agar ibu tidak merasakan sakit atau rasa tidak nyaman yang berlebihan saat prosedur berlangsung.

Scroll to Top