Arti Format dalam Teknologi beserta Jenis jenisnya

Arti Format dalam Teknologi beserta Jenis jenisnya – Format adalah kata yang kerap digunakan untuk pengaturan supaya sebuah karya dapat tertata dengan rapi.

Selain populer hanya sebagai sebuah istilah, format bisa diartikan dari berbagai sudut pandang, tergantung konteks yang dibicarakan.

Satu diantara yang menggunakan istilah format adalah bidang teknologi.

Didalam bidang teknologi, ada istilah format file. Maksud dari format file tersebut adalah struktur dari tujuan berkas itu dibuat, bisa dibuat XML ataupun JPEG.

Agar lebih paham lagi, berikut penjelasan lebih lanjut tentang format.

Anti Format Secara Luas

Kamus Besar Bahasa Indonesia atau KBBI

Menurut Kamus Besar Indonesia atau KBBI, pengertian format adalah bentuk dan ukuran

Linguistik

Jika dilihat dari linguistik, arti kata format adalah bentuk atau susunan.

Format dalam Bidang Teknologi

Istilah format juga digunakan dalam bidang teknologi. Dalam bidang teknologi, dikenal dengan istilah format file.

Pengertian format file adalah cara terstandarisasi untuk mengatur, menyusun, dan menyimpan sebuah berkas secara digital. Dengan kata lain, arti format file adalah struktur dari sebuah berkas atau file dan bagaimana berkas tersebut dibentuk.

Struktur tipe file biasanya ada pada header, metadata, isi kontent, dan EOF.

Macam-Macam Format File

Pada komputer, format file dibedakan menjadi beberapa jenis. Berikut macam-macam format file, antara lain:

1. PSD (Photoshop Document)

Format file ini merupakan format asli dokumen Adobe Photoshop. Format ini mampu menyimpan informasi layer dan alpha channel yang terdapat pada sebuah gambar sehingga suatu saat dapat dibuka dan diedit kembali.

Format ini juga mampu menyimpan gambar dalam beberapa mode warna yang disediakan Photoshop. Kamu dapat menyimpan dengan format file ini jika ingin mengeditnya kembali.

2. BMP (Bitmap Image)

Format file ini merupakan format grafis yang fleksibel untuk platform Windows sehingga dapat dibaca oleh program grafis mana pun. Format ini mampu menyimpan informasi dengan kualitas tingkat 1 bit samapi 24 bit.

Kelemahan format file ini adalah tidak mampu menyimpan alpha channel serta ada kendala dalam pertukaran platform.

3. EPS (Encapsuled Postcript)

Format file EPS merupakan format yang sering digunakan untuk keperluan pertukaran dokumen antarprogram grafis. Selain itu, format file ini sering pula digunakan ketika ingin mencetak gambar.

Keunggulan format file ini menggunakan bahasa postscript sehingga format file EPS dikenali oleh hampir semua program persiapan cetak.

Sedangkan, kelemahan format file EPS adalah tidak mampu menyimpan alpha channel sehingga banyak pengguna Adobe Photoshop menggunakan format file ini ketika gambar yang dikerjakan sudah final.

4. JPG/JPEG (Joint Photographic Expert Group)

Format file JPG mampu mengompres objek dengan tingkat kualitas sesuai pilihan yang disediakan. Format file JPG sering dimanfaatkan untuk menyimpan gambar yang akan digunakan untuk keperluan halaman web, multimedia, dan publikasi elektronik lainnya.

Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale. Selain itu juga mampu menyimpan alpha channel, tetapi karena orientasinya ke publikasi elektronik maka format ini berukuran relatif lebih kecil dibandingkan dengan format file lainnya.

5. GIF (Graphic Interchange Format)

Format file GIF hanya mampu menyimpan dalam 8 bit (hanya mendukung mode warna Grayscale, Bitmap dan Indexed Color). Format file ini merupakan format standar untuk publikasi elektronik dan internet.

Format file GIF mampu menyimpan animasi dua dimensi yang akan dipublikasikan pada internet, desain halaman web dan publikasi elektronik. Selain itu, juga mampu mengkompres dengan ukuran kecil menggunakan kompresi LZW.

Macam-Macam Format File

6. TIF (Tagged Image Format File)

Format file TIF mampu menyimpan gambar dengan kualitas hingga 32 bit. Selain itu juga dapat digunakan untuk keperluan pertukaran antar platform (PC, Machintosh, dan Silicon Graphic).

Format file TIF merupakan satu di antara format yang dipilih dan disukai oleh para pengguna komputer grafis terutama yang berorientasi pada publikasi (cetak). Hampir semua program yang mampu membaca format file bitmap juga mampu membaca format file TIF.

7. PCX

Format file PCX dikembangkan oleh perusahaan bernama Zoft Cooperation. Format file ini merupakan format yang fleksibel karena hampir semua program dalam PC mampu membaca gambar dengan format file ini.

Format file PCX mampu menyimpan informasi bit depth sebesar 1 hingga 24 bit, tetapi tidak mampu menyimpan alpha channel. Selain itu, juga mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, Grayscale, Bitmpa dan Indexed Color.

8. PNG (Portable Network Graphic)

Format file PNG berfungsi sebagai alternatif lain dari format file GIF. Format file ini digunakan untuk menampilkan objek dalam halaman web.

Kelebihan dari format file PNG dibandingkan dengan GIF adalah kemampuannya menyimpan file dalam bit depth hingga 24 bit serta mampu menghasilkan latar belakang (background) yang transparan dengan pinggiran yang halus. Tak hanya itu, PNG mampu menyimpan alpha channel.

9. PDF (Portable Document Format)

Format file PDF digunakan oleh Adobe Acrobat, dan dapat digunakan oleh grafik berbasis pixel maupun vektor. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, Indexed Color, Lab Color, Grayscale dan Bitmap.

Selain itu, tidak mampu menyimpan alpha channel. Format file PDF sering menggunakan kompresi JPG dan ZIP, kecuali untuk mode warna Bitmap yaitu menggunakan CCIT.

10. PIC (Pict)

Format file PIC merupakan standar dalam aplikasi grafis dalam Macintosh dan program pengolah teks dengan kualitas menengah untuk transfer dokumen antar aplikasi. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dengan 1 alpha channel serta Indexed Color, Grayscale dan Bitmap tanpa alpha channel.

PIC juga menyediakan pilihan bit antara 16 dan 32 bit dalam mode warna RGB.

Macam-Macam Format File

11. TGA (Targa)

Format file TGA didesain untuk platform yang menggunakan Targa True Vision Video Board. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dalam 32 bit serta 1 alpha channel, juga Grayscale, Indexed Color, dan RGB dalam 16 atau 24 bit tanpa alpha channel.

TGA berguna untuk menyimpan dokumen dari hasil render dari program animasi dengan hasil output berupa sequence seperti 3D Studio Max.

12. IFF (Interchange File Format)

Format file IFF umumnya digunakan untuk bekerja dengan Video Toaster dan proses pertukaran dokumentasi dari dan ke Comodore Amiga System.

Format file ini dikenali hampir semua program grafis yang terdapat dalam PC serta mampu menyimpan gambar dengan mode warna Bitmap. Selain itu, IFF tidak mampu menyimpan alpha channel.

13. SCT (Scitex Continous Tone)

Format file SCT digunakan untuk menyimpan dokumen dengan kualitas tinggi pada komputer Scitex. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale, tetapi tidak mampu menyimpan alpha channel.

14. PXR (Pixar)

Format file PXR khusus untuk pertukaran dokumen dengan Pixar Image Computer. Format file ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna RGB dan Grayscale dengan 1 alpha channel.

15. RAW

Format file RAW merupakan format file yang fleksibel untuk pertukaran dokumen antar aplikasi dan platform. Format file ini mampu menyimpan mode warna RGB, CMYK, dan Grayscale dengan 1 alpha channel serta mode warna Multichannel, Lab Color, dan Duotone tanpa alpha channel.

16. DCS (Dekstop Color Separation)

Format file DCS dikembangkan oleh Quark dan merupakan format standar untuk .eps. Format ini mampu menyimpan gambar dengan mode warna Multichannel dan CMYK dengan 1 alpha channel dan banyak spot channel.

DCS juga mampu menyimpan clipping path dan sering digunakan untuk proses percetakan (publishing). Ketika menyimpan file dalam DCS maka yang akan tersimpan adalah 4 channel dari gambar tersebut dan 1 channel preview.

Scroll to Top