Alien Diklaim Mantan Astronot NASA Berjasa Cegah Perang Nuklir di Bumi

Alien Diklaim Mantan Astronot NASA Berjasa Cegah Perang Nuklir di Bumi – Seorang mantan astronot NASA bernama Edgar Mitchell mengklaim bahwa alien pernah mengunjungi Bumi. Mitchell merupakan orang yang memiliki reputasi setelah ia kembali dari Bulan pada 1971. Setelah itu, ia menyebar teori konspirasinya tentang alien.

Dilansir dari Indy100, Rabu (28/6), dia menyebut bahwa alien punya kontribusi mencegah perang nuklir antara AS dan Soviet kala puncak ketegangan perang dingin. Saat ini, Mitchell fokus pada fasilitas White Sands Missile Range di New Mexico.

 “White Sands adalah tempat uji coba senjata atom – dan itulah yang diminati oleh makhluk luar angkasa,” katanya.

Mereka ingin tahu tentang kemampuan militer kami. Pengalaman saya sendiri berbicara dengan orang orang telah menjelaskan bahwa alien telah berusaha mencegah kami berperang dan membantu menciptakan perdamaian di Bumi,” tambah dia.

Perlu diketahui, White Sands adalah tempat bom atom pertama diuji pada tahun 1945. Mitchell mengklaim salah seorang petugas di sana telah memberitahukannya bahwa alien menembak jatuh rudal yang terbang di atas lokasi tersebut.

Klaim itu, tentu menjadi perdebatan. Pakar UFO Nigel Watson mengatakan kepada IFL Science pada saat itu, “Bagi saya, ini hanyalah kasus lain dari fantasi dan spekulasi UFO. Ketika Anda mencoba mendapatkan fakta, itu seperti mencoba menggembalakan kucing,” kata Nigel.

Sementara itu, seorang ahli teori konspirasi UFO baru-baru ini menggambarkan kutub selatan sebagai pusat kontrol lalu lintas udara alien. Menurut mereka, ada sebuah modul optic digital yang terkubur sekitar 1 mill di bawah permukaan es.

Hal senada juga pernah diungkapkan oleh Garry Nolan dari Universitas Standford. Kebetulan, ia telah lama bekerja pada program pemerintah AS berkaitan dengan UFO. Dia bahkan mengatakan dalam sebuah konferensi tentang Pentagon, Intelijen Luar Angkasa, dan UFO.

Nolan melihat keberadaan alien di sekitar manusia saat ini tidak lah menampakkan diri yang membuatnya menonjol di antara manusia lain. Namun, manusia menerima kehidupan luar angkasa dalam wujud tak kasat mata.

Keberadaan alien yang 100 persen disadari Nolan ini dianggapnya hadir dengan wujud kecerdasan buatan tingkat lanjut yang tidak disadari manusia.

“Saya pikir itu adalah bentuk kecerdasan tingkat lanjut yang menggunakan semacam perantara,” ucap Nolan.

Mantan astronaut NASA, mengklaim bahwa alien mempunyai kontribusi mencegah perang nuklir antara AS dan Soviet kala puncak ketegangan perang dingin. Saat itu, Mitchell fokus pada fasilitas White Sands Missile Range di New Mexico.

“White Sands adalah tempat uji coba senjata atom, dan itulah yang diminati oleh makhluk luar angkasa,” kata Mitchell. “Mereka ingin tahu tentang kemampuan militer kami. Pengalaman saya sendiri berbicara dengan orang-orang telah menjelaskan bahwa alien telah berusaha mencegah kami berperang dan membantu menciptakan perdamaian di Bumi.”

White Sands adalah tempat bom atom pertama diuji pada 1945. Melansir Telegraph, Mitchell mengklaim salah seorang petugas di sana telah memberitahukannya bahwa alien menembak jatuh rudal yang terbang di atas lokasi tersebut. Klaim itu, tentu menjadi perdebatan. “Bagi saya, ini hanyalah kasus lain dari fantasi dan spekulasi UFO. Ketika Anda mencoba mendapatkan fakta, itu seperti mencoba menggembalakan kucing,” ujar Nigel Watson, pakar UFO.

Sementara itu, seorang ahli teori konspirasi UFO baru-baru ini menggambarkan kutub selatan sebagai pusat kontrol lalu lintas udara alien. Menurut mereka, ada sebuah modul optic digital yang terkubur sekira satu mil di bawah permukaan es

Hal senada juga pernah diungkapkan oleh Garry Nolan dari Universitas Standford. Kebetulan, ia telah lama bekerja pada program pemerintah AS berkaitan dengan UFO. Hal itu dkatakan Nolan dalam sebuah konferensi tentang Pentagon, Intelijen Luar Angkasa, dan UFO.

Nolan melihat keberadaan alien di sekitar manusia saat ini tidaklah menampakkan diri yang membuatnya menonjol di antara manusia lain. Namun, manusia menerima kehidupan luar angkasa dalam wujud tak kasat mata.

Keberadaan alien yang 100 persen disadari Nolan ini dianggapnya hadir dengan wujud kecerdasan buatan tingkat lanjut yang tidak disadari manusia. “Saya pikir itu adalah bentuk kecerdasan tingkat lanjut yang menggunakan semacam perantara,” ucap Nolan.

Sejumlah film seperti The Day the Earth Stood Still dan Close Encounters of the Third Kind menggambarkan alien sebagai makhluk yang ramah, bersahabat, dan penuh rasa ingin tahu tentang Bumi dan manusia yang hidup di dalamnya.

Bagi astronot Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA), Edgar Mitchell, skrenario tersebut bukanlah fiksi belaka. Manusia ke-6 yang menginjakkan kaki di Bulan itu bahkan meyakini bahwa alien cinta damai mengunjungi planet kita untuk mencegah perang nuklir antara Amerika Serikat dan Rusia.

Ide tersebut tentu saja terdengar tak masuk akal. Namun, Mitchell mengklaim, orang dalam militer menyaksikan pesawat aneh melayang dekat sejumlah pangkalan misil AS dan fasilitas White Sands di New Mexico, lokasi peledakan bom nuklir pertama pada tahun 1945.

“Mereka ingin tahu seberapa kemampuan militer kita,” kata dia, seperti Liputan6.com kutip dari News.com.au, Senin (17/8/2015).

“Dari pengalaman pribadiku berbincang dengan sejumlah orang, makin jelas bahwa ET (makhluk ekstraterresterial) berupaya agar kita menjauhi perang dan membantu menciptakan perdamaian di Bumi,” tambah Mitchell.

Mantan astronot Apollo 14 itu tumbuh besar dekat Roswell di New Mexico, sebuah lokasi yang tenar di seluruh dunia karena kabar pendaratan alien. Mitchell mengaku mendengar dari sejumlah pejabat militer yang mengklaim bahwa UFO kerap nampak selama Perang Dingin.

“Mereka mengatakan, UFO sering terlihat melayang dan kerap mengnonaktifkan missil mereka,” kata dia.

Mitchell menambahkan, sejumlah anggota militer dari sejumlah pangkalan di Pasifik mengaku bahwa rudal-rudal yang mereka luncurkan sering ditembak jatuh oleh kekuatan misterius yang diduga berasal dari pesawat alien.

Mitchell bukan orang sembarangan. Selain pernah jadi astronot, ia memiliki dua gelar sarjana dan gelar doktor aeronautika dari Institut Teknologi Massachusetts (MIT).

Pengakuannya yang meyakini keberadaan alien disampaikannya pada 23 Juli 2008 lalu. Dalam sebuah acara radio di Inggris, dia mengaku percaya ada kehidupan lain di luar Bumi.

“Ya, tak ada lagi yang patut dipertanyakan soal apakah ada kehidupan lain di alam semesta. Saya sangat yakin kita, manusia, tak sendirian,” kata Mitchel saat itu, seperti dimuat laman Telegraph, 26 Juli 2008.

Dia mengatakan, menurut infomasi yang dia peroleh, alien bahkan telah mengunjungi Bumi atau setidaknya mengirim sinyal ke Bumi.

“Alien telah mengunjungi Bumi, fenomena UFO adalah nyata — meski pemerintah sengaja menutup-nutupi hal ini selama 60 tahun terakhir,” kata Mitchell.

Scroll to Top